Jl. Veteran No 1 Pendopo Kab. Serang

layanan[at]serangkab.go.id

(0254) 200-252

Berita / bapenda serang dorong digitalisasi retribusi

bapenda-serang-dorong-digitalisasi-retribusi

Bapenda Serang Dorong Digitalisasi Retribusi

Jumat, 17 Juli 2026

Darul Qutni

48
Berita Daerah

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan retribusi daerah. Langkah ini sebagai upaya mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel, transparan, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Komitmen tersebut mengemuka dalam high level meeting evaluasi capaian dan pemantapan roadmap elektronifikasi transaksi keuangan daerah di Aula Surosowan BJB KCK Banten, Rabu (15/7/2026). Dalam kegiatan tersebut hadir pula Sekda KabupatenSerang Zaldi Dhuhana, para staf ahli bupati, asisten daerah hingga kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang.

 

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi kolaborasi BJB dalam mendukung digitalisasi keuangan daerah.

 

"Tadi saya sampaikan beberapa hal kaitannya dengan bagaimana kita menambah pendapatan asli daerah, salah satunya adalah menggunakan transaksi digital," ujarnya kepada wartawan.

 

Bupati menyebut, hingga triwulan kedua tahun ini capaian penerimaan PAD Kabupaten Serang sudah melampaui target dengan surplus Rp5 miliar. Capaian positif ini diharapkan terus meningkat dengan dukungan elektronifikasi.

 

"Tentu peningkatan PAD dengan digitalisasi tidak bisa hanya dilakukan Bapenda sendiri. Harus ada sinergi dari berbagai pihak, mulai dari mitra, perbankan, dan seluruh OPD terutama OPD yang masuk dalam pemungutan retribusi," katanya.

 

Beberapa OPD yang menjadi focus penguatan di antaranya Diskoumperindag, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perikanan. Bupati meminta seluruh OPD penghasil retribusi memperkuat komi tmen untuk menerapkan transaksi non tunai secara konsisten.

 

"Saat ini masih ada yang baru 50 persen penggunaan non tunai. Harapannya di 2029 sudah semuanya mengimplementasikan pembayaran non tunai," ujarnya.

 

Menurut Bupati, digitalisasi retribusi juga bertujuan meminimalisir kebocoran  pendapatan. "Ujungnya bagaimana kita bisa optimal mendapatkan PAD yang kemudian berdampak pada kesejahteraan masyarakat," katanya.

 

Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha menyampaikan, dari 13 OPD pengelola retribusi, hampir rata-rata sudah berjalan baik.

 

Ke depan, Pemkab akan mempermudah akses pembayaran digital dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

 

"Masing-masing OPD berupaya memberikan knowledge tentang bagaimana proses pembayaran non tunai dilakukan," ujarnya.

 

Bupati berharap dengan dukungan seluruh pihak, elektronifikasi transaksi keuangan daerah dapat meningkatkan PAD dan pelayanan publik di Kabupaten Serang.

 

"Semog akedepan dengan adanya elektronifikasi transaksi keuangan daerah bisa meningkatkan pendapatan asli daerah. Mohon dukungan, mohon kolaborasi, mohon sinergi dari berbagai pihak," pungkasnya.

 

 

Reporter: Darul Qutni

Berita Terkait

logo serangkab

Pemerintah

Kabupaten Serang

Ikuti Kami

Kontak Kami

Alamat

© 2026 Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Serang. All Rights Reserved.

Pemerintah
Kabupaten Serang
Hubungi melalui Telegram
resmi kami sekarang!
Hubungi Kami