• Senin, 1 Maret 2021
  • Email : layanan[at]serangkab.go.id
  • Phone : (0254) 200-252
logo
stock-opname-di-gudang-farmasi-rsud-drdradjat-prawiranegara

Stock Opname adalah pengecekan kesesuaian data stock obat atau alat kesehatan yang ada di komputer atau kartu stok dengan stok fisik yang ada di ruangan Instalasi Farmasi dan Gudang Farmasi. Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Inspektorat setiap 6 (enam) bulan sekali. Pengecekan stock opname ini dilakukan selama lebih kurang satu minggu. Pengecekan stock opname obat di Rumah sakit Dradjat Prawiranegara ini didampingi oleh Tim dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta. Tujuan Inspektorat melakukan stock opname di Rumah Sakit Umum Daerah Dradjat Prawiranegara adalah untuk melihat dan mengetahui kesesuaian stock obat dan alat-alat kesehatan antara data di komputer atau kartu stok dengan fisik yang ada dan untuk mengecek kembali tanggal expired date (tanggal kadaluawarsa) perbekalan di gudang atau instalasi farmasi.

Stock opname atas persediaan dilakukan untuk mengetahui jumlah per item persediaan di akhir periode akuntansi. Tujuannya adalah untuk menyajikan nilai persediaan secara rill dalam necara & nilai HPP secara rill dalam laporan laba rugi (laporan operasional untuk Rumah Sakit BLUD). Stock opname juga merupakan bentuk dari upaya pengendalian terhadap persediaan Barang Habis Pakai atau obat di Rumah Sakit.

Stock opname dilakukan dengan melakukan perhitungan fisik persediaan Barang Habis Pakai atau obat pada seluruh unit yang ada di Rumah Sakit. Tujuannya adalah untuk mengetahui kesesuaian persediaan fisik dengan data pembukuan maupun sistem. Ketidaksesuaian keduanya, dapat berarti adanya kecurangan maupun kesalahan dalam pencatatan atau perhitungan. Beberapa masalah dalam stock opname persediaan di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara, baik dari segi waktu kebijakan dalam pelaksanaannya. Berikut adalah beberapa kendalanya, yaitu (1) Keseragaman dan konsistensi satuan volume, (2) Penjualan atau billing system yang belum terintegrasi dengan persediaan, (3) banyaknya unit terkait dan waktu pelaksanaan stock opname, dan (4) Penggabungan data.

Pengawasan obat pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit ada dua jenis pengawasan, yaitu pengawasan internal dan pengawasan eksternal yang bertujuan untuk mengawasi pemasukan dan pengeluaran obat yang dilakukan oleh instalasi farmasi yang gunauntuk mengefesiensikan dan mengefektifkan pembelian dan pengeluaran obat. Pengawasan internal pada instalasi farmasi salah satunya dengan melakukan stock opname. Stock opname merupakan kegiatan mencocokkan kondisi fisik obat dengan kartu stok. Pengawasan internal pada rumah sakit dilakukan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) rumah sakit sedangkan pengawasan eksternal pada rumah sakit dilakukan oleh inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan memeriksa pelaporan pembelian dan pengeluaran obat.

Top