• Senin, 21 September 2020
  • Email : layanan[at]serangkab.go.id
  • Phone : (0254) 200-252
logo
sepakat-bkpm-dan-pemkab-serang-jaga-dan-datangkan-investor

Deputi Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI) mendatangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Kedatangan BKPM dalam rangka kunjungan kerja (kunker) diterima langsung Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah untuk membahas terkait investasi bertempat di pendopo bupati Kamis, (09/07/2020).

Berdasarkan hasil diskusi BKPM RI dan Pemkab Serang menyepakati untuk menjaga investor yang sudah berinvestasi dan mendatangkan investor untuk berinventasi di Kabupaten Serang. Salah satunya dalam memberikan pelayanan untuk lebih baik lagi kepada para investor.

Direktur Fasilitas Promosi Daerah, Indra Darmawan mengatakan, belum lama ini Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa ada tujuh (7) perusahaan asing yakni dari Taiwan, Jepang dan Korea yang merelokasikan bisinisnya di Indonesia dan presiden sangat senang. Dari tujuh perusahaan tersebut salah satunya berinvestasi di wilayah Kabupaten Serang yakni PT. Kenda Rubber Indonesia (KRI) yang meproduksi ban sepeda. 

“Ini sangat menggembirakan buat kita semua dan tantangan sekaligus buat kita semua menjaga serta bisa meyalani lebih baik lagi, agar para investor bisa semakin banyak yang datang ke indonesia untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan kemakmuran untuk Indonesia,”ungkapnya.

PT. KRI yang memproduksi ban sepeda berlokasi di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan. Sementara sambung Indra, PT. Kenda Rubber Indonesia juga mempunyai pabrik memproduksi ban mobil di Vietnam. “Itu yang kita incar, kita akan cepat rebut dari vietnam jadi kita lagi perang,”katanya.

PT. Kenda Rubber Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2014 dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun memproduksi ban sepeda untuk di ekspore ke Brazil, Amerika dan Negara-negara Asia Timur. Dari nilai investasi tersebut, sudah merekrut sebanyak hampir seribu (1000) tenaga kerja lokal. “Tahun depan akan ada penambahan gedeng untuk memproduksi ban mobil, jadi bisa merekrut kembali sebanyak 300 tenaga kerja lokal. Jadi nilia investasi pun bertambah menjadi Rp2 triliun,”terang Indra.

Indra menilai, dengan terus berkembangnya PT. Kenda Rubber Indonesia karena kebiijakan Pemkab Sernag yang mendukung atas investor untuk berinvestasi di Kabupaten Serang. “Satu kata oke banget. Artinya yang dilakukan oleh pemda memfasiliatsi segala permasalahan, komunikasi, masalah perizinan itu sudah dilakukan dengan baik. Jadi kedatangan kami hanya untuk memastikan, membantu dan mendukung apa yang harus dibantu,”jelas Indra.

Direktur Fasilitas Promosi Daerah, Indra Darmawan didampingi Direktur Wilayah III Pengendalian Pelaksanaan BKPM RI, Aris Indarto. Turut mendampingi Bupati Serang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Syamsudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dna Tansmigrasi (Disnakertrans), R Setiawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Sri Budi Prihasto, Kepala Desa (Kades) Kareo Santibi, Camat Jawilan, Agus Saepudin, dan Asisten Direktur PT. Kenda Rubber Indonesia, Suryanto.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengaku bersyukur dari tujuh investor salah satunya masuk di wilayah Kabupaten Serang. “Yang paling penting harus kita jaga,”ujarnya.

Oleh karena itu, seluruh jajaran pemda dalam hal ini DPMPTSP sampai bawah tingkat kecamatan dan desa harus benar-benar menjaga. Sebab, kata Tatu, tingkat bawah menyangkut terkait persoalan tenaga kerjaan. “Ini supaya tidak salah paham antara masyarakat dengan perusahaan. Disisi lain, pemda dalam hal ini disnakertrans harus mampu memfasilitasi untuk duduk bersama supaya tidak ada persoalan salah paham ketika perekrutan tenaga kerja,”katanya.

“Sekali lagi kepada pihak desa, kecamatan harus mengawal dan menjaga perusahaan ini, harapan kami kita harus merebut lagi investor masuk di Kabupaten Serang jangan sampai ada hal negatif. Investor itu menjawab pengangguran di Kabuptaen Serang,”tegas Tatu.

Asisten Direktur PT. Kenda Rubber Indonesia, Suryanto mengatakan, sejak berdirinya pada tahun 2014 pabrik yang memproduksi ban sepeda sudah merektrut seribu tenaga kerja lokal. Dia merinci, untuk tenaga kerja yang berdomisili di Desa Koreo mencapai 30 persen. “Kalu untuk tenaga kerjka lokal umunmya warga Kabupaten Serang itu di atas 90 persen,”tuturnya.(*)

Top