• Senin, 21 Juni 2021
  • Email : layanan[at]serangkab.go.id
  • Phone : (0254) 200-252
logo
produk-emping-bermutu

 

Diskoperindag Kabupaten Serang gencar menginisiasi program pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar bisa berdaya saing global. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Mutu Produk IKM utamanya produk sepatu pada 23 Nopember 2020 bertempat di Pasar Emping Padarincang, Kegiatan yang dikuti dari ikm emping yang berasal Kecamatan Padarincang, Kecamatan Gunungsari, Kecamatan Kramatwatu dan Kecamatan Waringin Kurung Kabupaten Serang. Pelatihan dilaksanakan  oleh bidang yang menangani ikm guna mendukung pemulihan ekonomi dan peningkatan daya saing SDM industri di masa pandemi Covid-19.

Dalam sambutan pembukaannya Kadis menyampaikan pandemi berdampak terhadap kegiatan industri. Untuk itu perlu upaya meningkatkan mutu produk industri IKM. Penerapan standar menjadi elemen penting untuk meningkatkan mutu, efisiensi produksi, memperlancar transaksi perdagangan, serta mewujudkan persaingan usaha yang sehat dan transparan,

Standar penting untuk pembangunan berkelanjutan, karena dapat membantu membangun ekonomi untuk bersaing di pasar dunia. Dinas Koperindag siap membantu mendorong IKM dalam proses pengujian standar mutu serta sertifikasi produknya.

Untuk meningkatkan mutu produk serta menggerakkan sektor industri, daerah mendorong peningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) IKM. Melalui penyelenggaraan pelatihan peserta diberikan pemahaman penerapan sistem manajemen mutu, manajemen produksi, proses sertifikasi SNI (standar nasional Indonesia), pengujian produk, dan digital marketing.

Lebih lanjut Diskoperindag mengharapkan untuk produk yang telah memiliki standar mutu dan sertifikasi dapat didorong dengan pemanfaatan teknologi digital dalam pemasarannya. Kecenderungan tren ekonomi digital yang berkembang pesat, IKM Daerah harus didorong untuk aktif dalam memasarkan produknya melalui perdagangan online.

Pemerintah telah menetapkan industri lokal sebagai salah satu bagian dari industri prioritas nasional. Hal ini didukung ketersediaan sumber daya alam yang berlimpah dan dapat menyerap tenaga kerja, serta penghasil devisa potensial. Kontribusi industri Kabupaten Serang  dengan competitive advantages seperti ketersediaan bahan baku, tenaga kerja memadai dan keberagaman desain, semestinya dapat menjadi salah satu pemain utama industri ini.

Pemerintah daerah berupaya menciptaakan iklim usaha kondusif dan mendorong perkembangan industri furnitur melalui kebijakan investasi, menjamin ketersediaan bahan baku, penerapan SNI serta membangun sarana untuk meningkatkan SDM yang terampil.

 

Top