• Kamis, 26 November 2020
  • Email : layanan[at]serangkab.go.id
  • Phone : (0254) 200-252
logo
pembinaan-saka-bakti-husada-sbh-di-cikeusal

Puskesmas menjadi pangkalan Saka Bakti Husada yang bekerjasama dengan gugus depan di wilayah kerja Puskesmas setempat. Dan  mendayagunakan keberadaan Saka Bakti Husada menjadi penyuluh atau motivator dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sesuai Krida Bina di lingkungan keluarga, sekolah & masyarakat. Dengan berlandaskan pada hal tersebut Puskesmas Cikeusal melaksanakan kegiatan Pembinaan Saka Bakti Husada dengan Pramuka yang ada di wilayah Cikeusal pada Akhir September 2020 bertempat di Aula dengan menerapkan protokol kesehatan.

Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Kegiatan berupa pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan peninjauan lapangan dan praktek berupa kegiatan nyata yang memberikan  kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan praktek  dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya untuk diaplikasikan di lingkungannya.

Pramuka Saka Bakti Husada merupakan kegiatan dibidang kesehatan, yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan bersama Kwartir Nasional Gerakan Praja Muda Karana (Kwarnas Pramuka) pada 17 Juli 1985. Anggotanya adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang telah mendapatkan pembinaan di Pangkalan serta memiliki pengetahuan dan wawasan dalam bidang kesehatan.

SBH terdiri dari 6 Krida (Peraturan Menteri Kesehatan Nomot 38 Tahun 2019 tentang Pembinaan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada), yaitu Bina Lingkungan Sehat;  Bina Keluarga Sehat; Pengendalian Penyakit; Bina Gizi; Bina Obat; Bina Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Disampaikan bahwa tujuan kegiatan adalah mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkungannya, menambah pengetahuan keterampilan dan pengalaman di bidang kesehatan, mampu memberikan latihan tentang kesehatan pada masyarakat dan menjadi contoh hidup sehat bagi masyarakat di lingkungannya serta memiliki sikap dan perilaku hidup sehat yang lebih mantap.

Di masa pandemi Covid-19 ini, Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional telah mengeluarkan Pedoman Peran Saka Bakti Husada dalam Pencegahan Covid-19, yang telah disosialisasikan melalui video conference (aplikasi zoom dan Youtube channel Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat) Tanggal 8 Mei 2020. Pedoman tersebut berisi :

Pengenalan tentang Covid-19, Gejala dan Cara Penularannya

Pengertian OTG. ODP. PDP

Hal – hal yang perlu dllakukan untuk Menjaga Diri dan Keluarga dari Covid-19

Cara untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Lima Hal Penting Cegah Covid-19

Etika Batuk Bersin

Isolasi/Karantina Mandiri

Cara Mencuci Masker Kain

Peran SBH dalam Pencegahan Penularan Covid-19

Dalam melaksanakan peran sertanya untuk pencegahan penularan Covid-19, anggota SBH diharapkan dapat melakukan upaya mengajak dan menggerakkan kelompok sebayanya serta masyarakat, agar dapat melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), membiasakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), jaga jarak, pakai masker hingga kegiatan kebersihan lingkungan. Peran tersebut antara lain :

Sebagai role model/contoh untuk keluarga dan lingkungan sekitar dalam penerapan protokol kesehatan

Sebagai penyambung informasi tentang berita terbaru Covid-19 dan dapat menangkal berita tidak benar (hoaks) yang beredar

Sebagai edukator penerapan protokol kesehatan untuk sesama anggota Pramuka, SBH dan lingkungan sekitar

Sebagai fasilitator/pendamping/relawan Covid-19 dalam upaya mendukung/memantau teman sebaya dalam penerapan protokol kesehatan dan membantu perangkat lingkungan (RT/RW) menyediakan logistik bagi warga yang melakukan isolasi mandiri

Pedoman ini diharapkan menjadi panduan bagi Anggota Saka Bakti Husada dalam meningkatkan perannya untuk membantu pencegahan penularan Covid-19.

Top