• Selasa, 22 September 2020
  • Email : layanan[at]serangkab.go.id
  • Phone : (0254) 200-252
logo
laka-laut-akibat-wisatawan-kurangnya-antusias-terhadap-peraturan-pantai-yang-berlaku

Pada Minggu, 2 Agustus 2020 terjadi suatu kejadian yang sangat mengkhawatirkan, khususnya untuk para wisatawan pantai Haji Ujang Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Semua wisatawan sangat panik dan ketakutakn, yang sedang berenang pun langsung berlarian ketepi pantai untuk menghindari ombak yang sangat besar. Petugas pantai mendapatkan kabar bahwa ada wisatawan yang menghilang. Pihak Pantai pun segera menghubungi Tim SAR Pantai BPBD Kabupaten Serang beserta Tim Gabungan untuk melakukan evakuasi kepada tiga korban tenggelam (Laka Laut). Kejadian terjadi karena kurangnya antusias wisatawan terhadap peraturan pantai yang berlaku, maka terjadilah hal yg tidak diinginkan, yaitu hilangnya 3 wisatawan. Damkar BPBD Kabupaten Serang mengerahkan 2 unit mobil dan 6 personil. Tak lama kemudian Damkar BPBD Kabupaten Serang datang dan segera mengerahkan personilnya untuk segera mencari wisatawan yg hilang terbawa ombak.

Terdapat 3 wisatawan yang asik sedang berenang. 3 wisatawan tersebut berenang tanpa menggunakan life jacket atau ban, sehingga 3 wisatawan itu pun sulit untuk menyelamatkan diri. Setalah tim damkar mencari, tidak lama kemudian korban muncul ke permukaan, lalu dievakuasi oleh life guard atas nama Fahmi dan kemudian dibawa ke Puskesmas Cinangka oleh pihak pengelola dan pihak keluarga. 2 korban terselamatkan atas nama bagus dan oleh saksi mata atas nama Fahmi yang keduanya berasal dari Kadu Merak, Kabupaten Pandeglang. Namun, untuk korban MD atas nama Dani Romdoni yang berasal dari Kadu Merak, Kabupaten Pandeglang, tidak dapat terselamatkan. Korban meninggal langsung di TKP kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Cinangka bersama keluarga. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 14:30 dan korban berhasil di Evakuasi pada pukul 15:08.

Pemerintahan Kabupaten Serang dibawah naungan Pimpinan Bupati H.Ratu Tatu Chasanah.

Mengharapkan agar wisatawan mengikuti peraturan yang berlaku, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Top