• Rabu, 21 Oktober 2020
  • Email : layanan[at]serangkab.go.id
  • Phone : (0254) 200-252
logo
ditengah-wabah-covid-19-bupati-serang-pastikan-kebutuhan-pangan-mencukupi

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memastikan ketersediaan pangan atau sembilan pokok (sembako) salah satunya beras jaseng mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Kepastian tersebut untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak ditengah mewabahnya virus corona atau covid 19.

"Dalam penanganan covid 19 salah satunya dalam penanganan sosial, yaitu pemda menyediakan sembako untuk masyarakat, jadi saya mengecek kesiapan para petani untuk penyediaan beras. Mereka menyampaikan Insya Allah aman karena sampai saat ini masih panen," ujar Tatu disela meninjau kesediaan beras di areal penggilingan di Kampung Pontang Kesabilan, Desa/Kecamatan Pontang pada Kamis (16/04/2020).

Meski demikian, kata Tatu, mereka para petani juga meminta bantuan kepada Pemda Serang untuk membeli gabah di petani. Namun, pembeliannya dilakukan secara tunai.

"Karena petani tidak bisa di hutang, disini penggilingan beras, nanti kita akan di diskusikan di pemda pembelian beras untuk masyarakat ini diberi uang muka terlebih dahulu,”terangnya.

Sedangkan untuk penyalurannya, sebut Tatu, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) PT. Agro Serang Berkah ikut serta dalam program pemerintah pusat itu dengan membeli beras dari petani. Kemudian juga ada jumlah masyarakat Kabupaten Serang sebanyak 78 ribu tidak tercover oleh program pemerintah pusat seperti bantuan non tunai, PKH (program keluarga harapan) dan lainnya.

Ditambah lagi, papar Tatu, masyarakat yang saat ini tidak mempunyai pekerjaan akibatnya dampak dari wabah covid 19 kita tidak lagi memiliki pekerjaan. Dan juga masyarakat yang pulang dari Jakarta mereka non job tidak bekerja. 

"Jadi minimal mereka punya beras, beras yang dibeli dari petani langsung. Nanti mereka di suplay kebutuhan untuk keluarganya dibantu dari pemda dan provinsi,”tuturnya.

Ditempat yang sama Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan, bahwa untuk ketersediaan beras jaseng selama April-Mei sebanyak 160 ribu ton gabah atau setara dengan 88 ribu beras. Jadi kalau dibagi untuk kebutuhan Serang itu ada 12 ribu ton, maka untuk memenuhi kebutuhan selama enam bulan setengah kedepan masih tercukupi.

"Jadi sekarang hanya tinggal dibagi saja perbulannya, berapa jumlah yang dibutuhkan untuk masyarakat terdampak wabah covid 19," ujarnya.

Sedangkan terkait pembelian gabah atau beras yang diminta para petani, Zaldi memastikan sampai saat ini tidak ada kendala. Diantaranya untuk memenuhi program bantuan non tunai atau BPNT sejauh ini lancar pembayarannya langsung oleh penyedia. Kemudian yang dari perusahaan, BPR Serang juga langsung dibayar kepada petani. "Untuk harga beras jaseng ini rata-rata Rp10 ribu perkilo gram dengan kemasan sepuluh kilo gram,”tutur Zaldi.

Top