By Administrator

LPPD 2016

Jumat, 14 Juli 2017; |  Jam 16:58:15 WIB  |  70 comments

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Dasar  Hukum

  1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten;
  2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat;
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian urusan;
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah; 
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi Dan Tugas     Pembantuan;
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan  Evaluasi  Pelaksanaan  Rencana  Pembangunan Daerah;
  8. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 26 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Serang Tahun 2006 – 2026;
  9. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan Kabupaten Serang ;
  10. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Serang Tahun 2011 - 2031;
  11. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Serang;
  12. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Serang, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Serang;
  13. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Serang, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Serang;

 

 

  1. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 12 Tahun 2012 tentang pembentukan organisasi AKPER Kabupaten Serang;
  2. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 13 Tahun 2012 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Sekretariat Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Serang;
  3. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 2 Tahun 2013 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Kabupaten Serang Tahun 2013 – 2033;
  4. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang Tahun 2016 – 2021;
  5. Peraturan Bupati Serang Nomor 12 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Serang Tahun 2016 sebagaimana telah diubah oleh Peraturan Bupati Serang Nomor 32 Tahun 2016 tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Serang Tahun 2016 ;
  6. Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016;

 

B. Gambaran Umum Daerah

  1. 1.         Kondisi Geografis Daerah

Kabupaten Serang berada di ujung barat Pulau Jawa terletak pada koordinat 50 50’ - 60 21’ Lintang Selatan dan 1050 0’ - 1060 22’ Bujur Timur. Kabupaten Serang adalah daerah yang sangat potensial karena dilalui jalan tol Jakarta - Merak yang merupakan akses utama menuju pulau Sumatera melalui pelabuhan penyeberangan Merak, hal ini sebagai transit perhubungan darat antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dan daerah penyangga Ibu Kota Negara.

Batas Administrasi Daerah

Secara administratif, Kabupaten Serang terdiri atas 29 Kecamatan dan 326 Desa, dengan batas – batas sebagai berikut:

1).       Sebelah Utara berbatasan dengan  Laut Jawa dan Kota Serang;

2).       Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

3).       Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Tangerang;

4).       Sebelah Barat berbatasan dengan Kota Cilegon dan Selat Sunda;

Luas Wilayah

Luas wilayah Kabupaten Serang seluas 1.467.35 Km2. Di bawah ini tabel tentang nama-nama kecamatan di wilayah Kabupaten Serang berikut luas wilayah dan jumlah desanya.

 

 

 

 

 

Tabel 1.1

Daftar Kecamatan dan Luas Wilayahnya di Kabupaten Serang

 

NO

KECAMATAN

IBUKOTA

LUAS

JUMLAH DESA

KM2

%

1.

Anyar

Anyar

56,81

3,28

12

2.

Bandung

Bandung

25,18

1,45

8

3.

Baros

Baros

44,07

2,54

14

4.

Binuang

Binuang

26,17

1,51

7

5.

Bojonegara

Bojonegara

30,30

1,75

11

6.

Carenang

Panenjoan

32,80

2,10

8

7.

Cikande

Cikande

50,53

2,91

13

8.

Cikeusal

Cikeusal

88,25

5,09

17

9.

Cinangka

Cinangka

111,47

6,43

14

10.

Ciomas

Sukadana

48,53

2,80

11

11.

Ciruas

Citerep

34,49

2,34

15

12.

Gunungsari

Gunungsari

48,60

2,80

7

13.

Jawilan

Majasari

38,95

2,25

9

14.

Kibin

Ciagel

33,51

1,93

9

15.

Kragilan

Kragilan

36,33

2,97

12

16.

Kramatwatu

Kramatwatu

48,59

2,80

15

17.

Kopo

Kopo

44,69

2,58

10

18.

Lebak Wangi

Lebak Wangi

31,71

2,16

10

19.

Mancak

Labuan

74,03

4,27

14

20.

Pabuaran

Pasanggrahan

79,14

4,57

8

21.

Padarincang

Padarincang

99,12

5,71

14

22.

Pamarayan

Pamarayan

41,92

2,42

10

23.

Petir

Mekar Baru

46,94

2,71

15

24.

Pontang

Pontang

58,09

3,74

11

25.

Pulo Ampel

Sumuranja

32,56

1,88

9

26.

Tanara

Cerucuk

49,30

2,84

9

27.

Tirtayasa

Tirtayasa

64,46

3,72

14

28.

Tunjung Teja

Tunjung Teja

39,52

2,28

9

29.

Waringinkurung

Waringinkurung

51,29

2,96

11

KABUPATEN SERANG

1.467,35

100,00

326

 

 

Di Kabupaten Serang terdapat pulau-pulau yang berada di wilayah perairan dan tercatat sebanyak 17 pulau diantaranya adalah tersebut pada tabel berikut ini :

 

Tabel 1.2

Pulau-Pulau Di Kabupaten Serang

 

NO.

Nama Pulau

Letak Geografis

Topografi

Kondisi Lahan

Aksesabilitas

Luas (ha)

1

Pulau Sangiang

(Sanghyang)

106050’00”- 105051’51” -6 BT dan 05059’00”LS Desa Cikoneng Kecamatan Anyar

Bergunung, berbatuan volkanik, pantai berpasir,

0-100 m dpl.

Kebun kelapa dan semak 450 ha, mangrove 200 ha, perumahan dan fasum 40 ha, dan sisanya hamparan pasir.

Kapal dari pelabuhan Anyar ± 1,5 jam, 11 km dari kecamatan dan 43 km dari Ibukota Propinsi

845,5

2

Pulau Salira

1060 03’ 41” - 106o 03’ 37” BT dan 050 53’ 14” - 050 53’ 17” LS Desa Salira Kecamatan Pulo Ampel

Relatif datar     0-2 m dpl

Berawa

Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 2 jam, 12 km dari Kecamatan dan 34 km dari Ibukota Kabupaten

1,875

3

Pulau Kalih Utara

1060 05’ 21” - 1060 05’ 51” BT dan 050 53’ 51” - 050 53’ 58” LS Desa Puloampel Kecamatan Puloampel

Relatif datar      0-3 m dpl

Berawa

Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 2 jam

Pulau Kali Utara       3 Ha

4

Pulau Kalih Selatan

Pulau Kali Selatan 3,5 Ha

5

Pulau Tarahan

1060 06’ 47” - 1060  07’ 00” BT dan 050 56’ 48” - 050 57’ 05” LS Desa Marga Giri Kecamatan Bojonegara

Datar 0-5 m dpl,

Berbukit rendah, berbatuan volkanik

Berawa

Kapal dari pelabuhan ikan Grenyang/Teratai ± 0,5 jam dari pelabuhan ikan Karangantu ± 1,5 jam dan 4,25 km dari Kecamatan 26 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi

11,875

 

 

 

 

 

 

 

 

6

Pulau Kemanisan

1060 06’ 16” - 1060  06’ 29” BT dan 050 58’ 01” - 050 58’ 12” LS Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara

Datar 0-5 m dpl, Berbukit rendah, berbatuan volkanik

Berawa

Kapal dari pelabuhan Ikan Grenyang/Teratai ± 0,5 jam dan dari Pelabuhan ikan Karangantu ± 1,5 jam dan 1,5 km dari kecamatan dan 23,5 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi

7,5

 

 

 

 

 

 

 

 

7

Pulau Cikantung

1060 06’ 22” - 1060  06’ 30” BT dan 050 57’ 47” - 050 57’ 50” LS Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara

Datar 0-5 m dpl,

Berbukit rendah, berbatuan volkanik

Berawa

Kapal dari pelabuhan ikan Grenyang/Teratai 20 menit dan dari pelabuhan ikan Karangantu ±1,15 jam dan 24,5 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi

1,25

 

 

 

 

 

 

 

8

Pulau Panjang

1060 08’ 18” - 1060  10’ 10” BT dan 050 55’ 08” - 050 56’ 41” LS Desa Pulau Panjang Kecamatan Pulo Ampel

Relatif datar 0-4 m dpl

Kebun kelapa & semak belukar 400 ha, hutan mangrove 100 ha, perumahan dan fasum 100 ha, rawa-rawa dan pertambakan 135 ha

Dari Bojonegara 30 menit, 16 km dari Kecamatan, 22 km dari Ibukota Propinsi

502

 

 

 

 

 

9

Pulau Semut

1060 10’ 13” - 1060  10’ 17” BT dan 050 56’ 18” - 050 55’ 22” LS Desa Pulau Panjang Kecamatan Pulo Ampel

Datar 0-0,5 m dpl

Daerah Rawa-rawa mangrove

Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ±1,5 jam dan 14,5 km dari Kecamatan, 20,5 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi

1,875

 

10

Pulau Kubur

1060 8’ 50” - 1060  8’ 59” BT dan 050 58’ 55” - 050 59’ 01” LS Desa Pulo Panjang  Kecamatan Pulo Ampel

Relatif datar 0-2 m dpl

Daerah rawa-rawa mangrove

Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 50 menit dan jarak dari kecamatan  8,8 km, dari Kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 13,8 km, Ibukota negara 104,8 km

 

1,563

 

 

 

 

 

 

 

 

11

Pulau Lima

1060 09’ 12” - 1060 09’ 21” BT dan 060 10’ 00” - 060 00’ 00” LS Desa Pulo Panjang Kecamatan Pulo Ampel

Relatif datar 0-4 m dpl

Rawa-rawa ± 900 m2, perkebunan kelapa 1000 m2  semak belukar ± 8000 m2 , dan sisanya lahan mangrove

Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 0.5 jam dan jarak dari Kecamatan 9 km, dari Kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 15 km

3,5

12

Pulau Pisang

1060 08’ 45” - 1060 08’ 56” BT dan 050 59’ 45” - 050 59’ 55” LS Desa Pulo Panjang  Kecamatan

Pulo Ampel

Agak bergelombang, Berbukit rendah, berbatuan volkanik,0- 10 m dpl, warna tanah kecoklatan

Daratan bergelomban, semak belukar

Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 0,5 jam dan jarak dari Kecamatan 10 km, dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 16 km

2,5

13

Pulau Karang Cawene

1050 51’ 06” - 1050 51’09” BT dan 060 08’ 14” - 060 08’ 16” LS Desa Cinangka Kecamatan Cinangka

Pulau Karang Terjal

Tidak memiliki vegetasi dan tidak berpenduduk

Kapal dari pelabuhan Anyar

4,38

14

Pulau Pamojan Besar

1060 13’ 10” - 1060 12’ 42” BT dan 050 56’ 40 - 050 56’ 28” LS Desa Susukan Kec. Tirtayasa

 

 

 

Agak berbukit, Berbukit rendah, berbatuan volkanik, 0-15 dpl tergolong lahan agak bergelombang

Berawa, 20 % perkebunan kelapa dan semak belukar

1 jam dari Pelabuhan Karangantu, 17,5 km dari Kecamatan, 37,5 km dari kantor Kabupaten dan Ibukota Propinsi

15

15

Pulau Pamojan Kecil

1060 10’ 15” - 1060 10’ 17” BT dan 050 57’ 47” - 050 57’ 56” LS Desa Domas

Kec. Pontang

Datar 0-4 m dpl

Berawa

1 jam 15 menit dari Pelabuhan Karangantu. 18 km dari Kecamatan. 38 km dari kantor Kabupaten dan Ibukota Propinsi.

 

0,63

16

Pulau Tunda

1060 50’ 00” - 1050 51’ 51” BT dan 050 56’ 15” - 050 59’ 00” LS Desa Wargasara Kecamatan Tirtayasa

Relatif datar 0-5 m dpl

Perkebunan kelapa dan semak belukar (170 ha), mangrove (30ha), pemukiman dan fasum (27ha)

3 jam dari Pelabuh-an Karangantu, 22,5 km dari Kecamatan,42,5 km dari kantor Kabu-paten dan Ibukota Propinsi.

257,5

17

Pulau Karang Parejakah

1050 51’ 06” - 1050 51’09” BT dan 060 08’ 16” - 060 08’ 17” LS Desa Cinangka Kecamatan Cinangka

Pulau Karang Terjal

Tidak memiliki vegetasi dan tidak berpenduduk

Kapal dari pelabuhan Anyar

3,50

Sumber : Perda No.2 Tahun 2013.

 

Kawasan lindung dan kawasan rawan bencana

Kawasan lindung di Kabupaten Serang tersebar di seluruh wilayah, yang meliputi sempadan sungai dan sempadan pantai, sedangkan kawasan lindung selain sempadan sungai dan pantai, terdapat di wilayah Serang Barat yaitu di wilayah Kecamatan Kramatwatu, sedangkan di wilayah utara terdapat di Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel. Perkembangan yang terjadi terhadap keberadaan hutan lindung ini mengalami penurunan,  sehingga diperkirakan telah terjadi penyusutan luas hutan lindung 3.185,89 ha dari 13.544,82 ha menjadi 10.358,93 ha. Kawasan lindung berada pada 12 kecamatan, yaitu kecamatan-kecamatan yang berada di Serang bagian barat dan Serang bagian selatan. Kawasan bendungan air irigasi yang berada pada Kecamatan Cikeusal yang dialirkan di kawasan pertanian.

Tabel  1.3

Luas Kawasan Hutan Lindung Menurut Lokasi

di Kabupaten Serang

 

Kawasan Hutan

Luas (Ha)

Persentase (%)

1

Rawa Dano (Padarincang, Gunungsari, Pabuaran, Mancak, Cinangka)

2.500,00

1,75

2

Gunung Tukung Gede (Anyer dan Mancak)

1.700,00

1,19

3

Pulau Kalih (Pulo Ampel)

30,00

0,02

4

Sanghyang (Anyer)

1.248,15

0,87

5

Lainnya (Hutan Lindung dan Hutan produksi)

4.880,78

3,42

Luas Total

10.358,93

7,25%

                 Sumber : Perda No.10 tahun 2011

 

Adapun daerah-daerah yang memiliki potensi rawan bencana berdasarkan data kejadian di Kabupaten Serang adalah sebagai berikut :

Tabel 1.4

Kawasan Rawan Bencana Berdasarkan Data Kejadian

Di Kabupaten Serang 2016

 

Daerah Rawan Bencana Sosial

Daerah Rawan Bencana Alam

Banjir

Pergerakan Tanah

Cuaca Ekstrim

Kebakaran

1 Kec. Yaitu:

 Ciruas

12 Kec. Yaitu :

Anyer, Bojonegara, Cikande, Cinangka, Kibin, Kragilan, Mancak, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Tanara

3 Kec. Yaitu :

Bojonegara, Cinangka, Mancak

9 Kec. Yaitu:

Cikande, Cikeusal, Cinangka, Ciruas, Mancak, Pamarayan, Tirtayasa, Tunjung Teja, Waringin kurung

18 Kec. Yaitu :

Anyer, Binuang, Carenang, Cikande, Cinangka, Ciruas, Kibin, Kopo, Kragilan, Kramatwatu, Mancak, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Tirtayasa, Tunjung Teja, Waringin Kurung

Sumber:Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Serang Tahun 2016

 

  1. 2.         Gambaran Umum Demografis

Berdasarkan pemutakhiran data kependudukan, penduduk Kabupaten Serang pada tahun 2016 berjumlah 1.419.657jiwa dengan komposisi 731.430jiwa laki-laki dan 688.227jiwa perempuan, serta jumlah Kepala Keluarga secara keseluruhan adalah 421.480 KK. Berikut di uraikan struktur penduduk di Kabupaten Serang dalam tabel-tabel berikut :

Tabel 1.5

Struktur Penduduk Kabupaten Serang Tahun 2015

Berdasarkan Usia dan jenis kelamin

 

Struktur Usia

Laki-laki (jiwa)

Perempuan (jiwa)

Jumlah (jiwa)

00-04

42.694

39.542

82.236

05-09

60.883

56.836

117.719

10-14

63.351

59.353

122.704

15-19

67.858

63.793

131.651

20-24

74.497

69.454

143.951

25-29

74.912

68.432

143.344

30-34

68.670

64.628

133.298

35-39

60.076

60.538

120.614

40-44

54.376

52.705

107.081

45-49

47.727

45.158

92.885

50-54

37.244

33.815

71.059

55-59

30.129

27.548

57.677

60-64

19.533

17.033

36.566

65-69

13.000

12.889

25.889

70-74

8.789

8.645

17.434

> 75

7.691

7.858

15.549

Jumlah(jiwa)

731.430

688.227

1.419.657

                    Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2016

 

Tabel 1.6

Jumlah Penduduk Tahun 2016 Menurut Kecamatan Kabupaten Serang

 

No

Kecamatan

Laki-laki (jiwa)

Perempuan (jiwa)

Jumlah (jiwa)

1.

Kecamatan Kramatwatu

46.824

43.818

90.642

2.

Kecamatan Waringin Kurung

21.724

20.425

42.149

3.

Kecamatan Bojonegara

22.404

21.105

43.509

4.

Kecamatan Pulo Ampel

18.827

18.114

36.941

5.

Kecamatan Ciruas

37.324

35.954

73.278

6.

Kecamatan Kragilan

35.782

33.789

69.571

7.

Kecamatan Pontang

21.682

21.158

42.840

8.

Kecamatan Tirtayasa

20.756

20.333

41.089

9.

Kecamatan Tanara

18.337

17.961

36.298

10.

Kecamatan Cikande

47.722

45.298

93.020

11.

Kecamatan Kibin

23.443

22.515

45.958

12.

Kecamatan Carenang

17.384

17.379

34.763

13.

Kecamatan Binuang

13.513

12.922

26.435

14.

Kecamatan Petir

27.375

25.510

52.885

15.

Kecamatan Tunjung Teja

20.518

19.332

39.850

16.

Kecamatan Baros

25.634

23.317

48.951

17.

Kecamatan Cikeusal

33.223

32.344

65.567

18.

Kecamatan Pamarayan

26.293

24.399

50.692

19.

Kecamatan Kopo

26.386

23.995

50.381

20.

Kecamatan Jawilan

28.320

26.115

54.435

21.

Kecamatan Ciomas

20.538

18.631

39.169

22.

Kecamatan Pabuaran

21.068

19.228

40.296

23.

Kecamatan Padarincang

33.562

31.324

64.886

24.

Kecamatan Anyar

27.449

25.655

53.104

25.

Kecamatan Cinangka

28.542

25.899

54.441

26.

Kecamatan Mancak

23.162

20.731

43.893

27.

Kecamatan Gunungsari

10.790

9.723

20.513

28.

Kecamatan Bandung

16.515

15.272

31.787

29.

Kecamatan Lebak Wangi

16.333

15.981

32.314

 

Jumlah (jiwa)

731.430

688.227

1.419.657

    Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2016

 

  1. 3.         Kondisi Ekonomi

 

          Kondisi perekonomian Kabupaten Serang dalam tahun 2015 mengalami perkembangan yang positif. Secara makro ekonomi, kondisi ini tercermin dari semakin meningkatnya niali PDRB atas dasar harga berlaku (PDRB ADHB) yang mencapai Rp. 51,43 Trillyun pada tahun 2014 menjadi Rp. 56,31 Trilyun pada tahun 2014 menjadi Rp. 56,31 Trilyun pada tahun 2015. Kondisi ini menunjukan perekonomian Kabupaten Serang tahun 2015 telah mengalami peningkatan sekitar Rp. 4,88 Trilyun.

          Nilai PDRB atas dasar harga konstan (PDRB ADHK) dalam tahun 2015 juga mengalami peningkatan yaitu dari Rp. 42,65 Trilyun pada tahun 2014 menjadi Rp. 44,72 Trilyun pada tahun 2015. Kondisi ini menunjukan bahwa perekonomian rill Kabupaten Serang Tahun 2015 telah mengalami peningkatan sekitar Rp. 2,18 Trilyun.

Perkembangan PDRB dan LPE Kabupaten Serang tahun 2010-2014 dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.1

Perkembangan PDRB dan LPE Kabupaten Serang

Tahun 2011-2015

 

Keterangan :

*) Angka Perbaikan

**) Angka Sementara

Sumber : PDRB Kabupaten Menurut Lapangan Usaha 2011-2015, BPS Kabupaten Serang

 

Tabel 1.7

Perkembangan Distribusi PDRB ADHB & PDRB ADHK

Menurut Kelompok Sektor Lapangan Usaha

Kabupaten Serang Tahun 2011-2015 (Milyar Rupiah)

 

KELOMPOK SEKTOR

2011

2012

2013

2014*

2015**

PDRB ADHB

38.186,85

42.039,51

45.972,29

51.430,75

56.313,72

Sektor Primer

3.564,64

4.052,34

4.404,34

4.927,58

5.569,50

Sektor Sekunder

23.972,82

25.608,72

25.608,72

31.010,31

33.942,46

Sektor Tersier

10.649,39

12.378,45

12.378,45

15.492,85

16.801,76

PDRB ADHK 2010

35.905,34

37.849,64

40.136,05

42.541,18

44.728,52

Sektor Primer

3.308,71

3.561,41

3.585,97

3.742,84

3.999.98

Sektor Sekunder

22.673,98

23.195,85

24.715,96

25.941,63

27.263,74

Sektor Tersier

9.922,65

11.092,38

11.834,11

12.856,71

13.464,80

 

Keterangan :

*)  Angka Perbaikan

**) Angka Sementara

Sumber : PDRB Kabupaten Menurut Lapangan Usaha 2011-2015, BPS Kabupaten Serang.

 

 

BAB II

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)

 

A. Visi dan Misi

1. Visi Kabupaten Serang 2016-2021

Berpijak pada kondisi pada saat selesai pemilukada Kabupaten Serang tahun 2015, melihat indikasi permasalahan dan tantangan yang dihadapi sampai dengan Tahun 2021 serta mempertimbangkan potensi dan harapan masyarakat Kabupaten Serang maka visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah “Terwujudnya Kabupaten Serang Yang Maju, Sejahtera Dan Agamis”.

Visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021tersebut diharapkan mampu mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2006-2026 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Serang Tahun 2006-2026 yaitu: ”Serang yang Islami, Maju, Adil, Sejahtera dan Harmonis”.

Dalam konteks keterpaduan pembangunan nasional dan provinsi, visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 merupakan wujud komitmen seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk mendukung pencapaian visi pembangunan Provinsi Banten dan visi pembangunan nasional.

Adapun makna dari visi Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut:

MAJU

 

:

Meningkatnya  kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik serta kemandirian masyarakat Kabupaten Serang secara berkelanjutan.

SEJAHTERA

:

Perwujudan terpenuhinya kebutuhan lahiriah dan batiniah masyarakat kabupaten serang secara layak.

AGAMIS

:

Perwujudan  norma agama dan nilai budaya sebagai landasan moral dan spiritual dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat yang memiliki keutamaan untuk selalu melaksanakan kebaikan dan mencegah kemungkaran sehingga terbentuk karakter dan jati diri masyarakat yang berakhlak mulia dan berbudaya.

Adapun indikasi wujud pencapaian sasaran strategis visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut:

Tabel 2.1

Sasaran Strategis Visi, indikator dan target 2016

SASARAN STRATEGIS VISI

INDIKATOR

SATUAN INDIKATOR

TARGET

2016

1.

Meningkatnya Kesejahteraan Masyarakat

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Point

65.17

2.

Meningkatnya Perekonomian

Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE)

%

6.30

3.

Meningkatnya Pelayanan Publik

Nilai PDRB ADHK

Rp. Triliun

48.50

4.

Menurunnya Kemiskinan

Nilai PDRB ADHB

Rp. Triliun

60.92

 

 

Nilai PDRB ADHB per Kapita

Rp. Juta per Jiwa

41.04

 

 

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)

Kategori (A/B/C/D)

B

 

 

Tingkat Kemiskinan (Persentase Jumlah Penduduk Miskin Terhadap Total Jumlah P

70 komentar pada artikel ini

About Us


Pemerintah Kab. Serang
Jl. Veteran No. 1
Pendopo Kab. Serang - Banten
email : admin@serangkab.go.id
Phone: (0254) 200-252
Fax: (0254) 201-952

Kalender

Desember, 2018
MSSR KJS
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     

Latest Tweets

  • @realt0rlife That's a very good question :) You may want to contact the author. There's a form on the right when you click their name.

    - 10 hours ago
  • @ghostpool Have you opened a support ticket yet? Can you send methe ticket number? Thanks!

    - 2 days ago

Flickr Photos

Options
Colors
BG
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14