Image
By Administrator

LAPORAN PENANGANAN PENYAKIT DERMATITIS, UNSPECIFIED PADA RAWAT JALAN DR DRAJAT PRAWIRANEGARA KABUPAT

Selasa, 03 Januari 2017; |  Jam 14:31:12 WIB  |  0 comments

Memang penyakit kulit kesan menyebalkan dan membuat tidak menyenangkan kurang percaya diri jika terserang penyakit kulit karena terlihat jelas oleh mata langsung karena penyakit tersebut terlihat dari luar, penyakit kulit adalah penyakit infeksi yang paling umum, terjadi pada orang-orang dari segala usia. Sebagian besar pengobatan infeksi kulit membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan efek. Masalahnya menjadi lebih mencemaskan jika penyakit tidak merespon terhadap pengobatan. Tidak banyak statistik yang membuktikan bahwa frekuensi yang tepat dari penyakit kulit, namun kesan umum sekitar 10-20 persen pasien mencari nasehat medis jika menderita penyakit pada kulit.

Sebagian besar penyakit infeksi kulit bisa langsung dikenali dokter hanya dari melihat bentuk kelainan di kulit saja tanpa harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan diperkuat oleh gejala-gejala yang dirasakan pasien.

Apabila pengamatan luar saja dirasa belum cukup, dokter bisa melakukan tes lanjutan untuk memastikan diagnosis. Salah satu tes yang paling sering diterapkan dalam kasus infeksi kulit adalah biopsi atau pengambilan sampel sel pada kulit yang mengalami inflamasi untuk selanjutnya diteliti di laboratorium. Selain biopsi, pemeriksaan darah terkadang perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis virus pada kasus cacar.

Terapi yang terutama diberikan adalah pemberian antibiotik. Pemberian antibiotik yang cukup efektif adalah golongan penisilin atau sefalosporin generasi pertama. Bila tidak ada respon dalam 12-24 jam, penderita dicurigai mengalami abses atau infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri yang sudah kebal terhadap pengobatan yang diberikan.

Antibotik diberikan dengan suntikan kemudian dapat diganti dengan diminum bila keadaan sudah lebih baik. Bila terdapat lentingan atau nanah, jaga kebersihan luka dengan betadine atau kompres dengan bahan yang bersifat menyerap untuk mengurangi terjadinya luka lebih parah. Bila yang terkena bagian kaki, kaki dapat dinaikan atau saat tidur posisi kaki lebih tinggi daripada badan dengan tujuan untuk mengurangi bengkak yang terjadi. Selain itu pasien juga dapat menggerak-gerakan telapak kaki ke atas dan ke bawah untuk membantu mengurangi bengkak yang terjadi Penderita dapat pual diberikan obat anti nyeri untuk mengurangi nyeri yang dirasakan dan obat penurun demam untuk menurunkan suhu tubuh.

Tags:  Berita |494|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar