Image
By Administrator

SOSIALISASI PEMILIH BERBASIS SEGMEN MASYARAKAT

Selasa, 03 Januari 2017; |  Jam 11:58:31 WIB  |  0 comments

KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) MELAKUKAN SOSIALISASI KEPADA PEMILIH BERDASARKAN PENDEKATAN SEGMEN MASYARAKAT KABUPATEN SERANG MELAKSANAKAN KEGIATAN INI KE 15 ( LIMA BELAS ) SEGMEN DENGAN MENGGANDENG 15 ORGANISASI MASYARAKAT DAN KEPEMUDAAN SEBAGAI PENYELENGGARA KEGIATAN SOSIALISASI. SOSIALISIASI KE PEMILIH BERTUJUAN UNTUK MENDORONG ANGKA PARTISIPASI PEMILIH AGAR MENINGKAT. KPU JUGA MEREKRUT RELAWAN DEMOKRASI SEBAGAI SALAH SATU SOSIALISASI KEPADA PEMILIH. HAL INI DISAMPAIKAN ANGGOTA KPU KABUPATEN SERANG, ABIDIN NASYAR PADA SOSIALISASI SEGMEN KOMUNITAS WARIA DI AULA KECAMATAN KRAGILAN (16/10).

“Pendekatan itu dengan ketika berkomunikasi dengan pemilih disesuaikan dengan nalar berpikir, dengan budaya berpikir setiap segmen masyarakat misalnya untuk pemilih pemula cara pendekatannya berbeda dengan kelompok perempuan atau dengan kelompok agama sesuai dengan kultur mereka,” kata abidin.

Abidin menjelaskan, isi dalam sosialisasi kepada segmen masyarakat disesuaikan dengan isu dari kelompok masyarakat tersebut. Dia mencontohkan, untuk kelompok keagamaan maka disampaikan ajaran-ajaran agama yang dapat mendorong para pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.

Untuk pemilih disabilitas kenapa orang disabiltas itu harus memilih, kepentingan apa yang harus mereka perjuangkan, apa manfaatnya memilih. Ini disesuaikan dengan kultur mereka,” lanjut Abidin.

Selain itu, KPU juga melakukan rekrutmen relawan demokrasi untuk lima segmen pemilih, yaitu pemilih pemula, kelompok perempuan, kelompok marginal, kelompok keagamaan, dan difable. Relawan demokrasi ini nantinya bertugas untuk dapat mensosialisasikan penyelenggaraan pemilu kepada lima segmen tersebut.

“Yang ketiga, KPU juga melakukan diversifikasi metode. Dalam menggunakan media massa tidak lagi terpaku pada media-media konvensional, publikasi konvensional. KPU beriklan di media agama, media olahraga, media perempuan, di media remaja. Kita ada iklan-iklan tapi bukan lagi koran-koran umum,” pungkas Abidin. [teknis&hupmas]

Tags:  Berita |394|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar