Image
By agus

Pedagang Pasar Ciruas Direlokasi

Rabu, 24 Juli 2019; |  Jam 08:09:40 WIB  |  0 comments

SERANG,-Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ciruas melakukan musyawarah penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Ciruas, di aula Kecamatan Ciruas, Senin (8/7/2019). Hal itu dilakukan karena para pedagang tersebut berjualan di badan jalan dan kerap mengganggu ketertiban umum.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Sekmat Ciruas Rana Suherna, unsur kepolisian dan TNI serta Satpol PP Kabupaten Serang.

Sekretaris Kecamatan Ciruas Rana Suherna mengatakan, di Pasar Ciruas terdapat sekitar 150 pedagang kaki lima. Keberadaan para PKL tersebut telah membuat kekumuhan sebab menimbulkan tumpukan sampah. Selain itu mereka juga kerap mengganggu ketertiban umum karena berjualan di sepadan jalan.

Rana mengatakan, sebelum melakukan penertiban pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada perwakilan pedagang dan pengurus ketiga pasar yakni Hartono, Afifi dan Widodo. Pada sosialisasi itu akan disampaikan bahwa para pedagang itu akan direlokasi ke kios yang terletak di belakang pasar.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, disepakati bahwa penertiban akan dilakukan pada 23 Juli 2019 dengan melibatkan unsur Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dirinya menjanjikan, penertiban ini akan bersifat continue atau berkelanjutan. Sebab ia ingin agar Ciruas bisa tertib dan bersih.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hanafi mengatakan, penertiban ini dalam rangka menciptakan kebersihan dan ketertiban khususnya untuk warga Ciruas, agar pembeli bisa nyaman. “Kita harus berusaha mengumpulkan pedagang, mereka sepakat untuk berjualan di dalam karena masih banyak kios yang kosong,” ujarnya.

Kedepan, kata dia, jalur tersebut harus steril, bongkar muat adanya di belakang pasar milik H Ukar. Menurut dia, Ciruas adalah barometer pusat pemerintahan Kabupaten Serang. Oleh karena itu kedepan harus ditata. “Masa pasarnya kumuh. Sampah tidak akan ada penumpukan lagi karena pengangkutan dilakukan pukul 12, untuk PKL pukul 03.00 subuh. Kami sudah koordinasi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Serang dibawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah SE, M.Ak mengapresiasi langkah tegas yang akan dilakukan oleh Muspika Ciruas tersebut. Pihaknya pun akan terus mendukung upaya-upaya positif yang dilakukan untuk menciptakan ketentraman dan ketertiban.

Keberadaan Ciruas adalah gambaran dari Kabupaten Serang. Sebab di wilayah tersebut nantinya akan dibangun pusat pemerintahan. Oleh karena itu wajah Ciruas harus terus dipoles dan dijaga. (*)