Image
By agus

Pemilihan BPD Desa Bojot Berjalan Kondusif

Senin, 15 Juli 2019; |  Jam 08:08:59 WIB  |  0 comments

SERANG,-Pemerintah Desa Bojot Kecamatan Jawilan telah melaksanakan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kamis (27/6/2019). Pemilihan tersebut berjalan lancar aman dan tertib.

Sebagai penyelenggara pemerintahan desa dan pengambil keputusan, maka anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Cara pemilihan penetapan anggota BPD dapat melalui pemilihan langsung, dipilih per wilayah kampung/dusun atau dipilih secara musyawarah.

Camat Jawilan Agus Saepudin SE, M.Si mengatakan, pemilihan anggota BPD di Desa Bojot telah selesai dilaksanakan dengan lancar aman dan tertib. Tidak ada kendala dalam pemilihan tersebut. “Allhamdulillah sudah selesai,” ujar Agus.

Agus mengatakan, saat ini sudah dipilih 7 orang anggota BPD. Ke tujuh orang tersebut sudah diserahkan ke Pemkab Serang dan saat ini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) bupati tentang peresmian dan pengesahan anggota BPD terpilih.

Selanjutnya setelah SK tersebut terbit akan dilakukan agenda pelantikan. Agus berharap keberadaan BPD yang terpilih ini bisa membantu kontrol dalam mengontrol roda pemerintah Desa Bojot. “Nanti kita agendakan giat pelantikannya,” katanya.

Ia mengatakan, anggota BPD tersebut harus bisa menjaga kondusifitas desa dan menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa. “Kalau pemilihannya sama dengan pemilihan kepala desa, dipilih oleh warga, dan tertib,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Serang dibawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah SE, M.Ak mengapresiasi pelaksanaan pemilihan anggota BPD Desa Bojot Kecamatan Jawilan. Tertibnya pelaksanaan tersebut bisa dijadikan contoh oleh desa lain yang juga hendak melaksanakan pemilihan.

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019, masyarakat harus terus menjaga ketentraman. Tidak boleh ada percikan yang dapat menimbulkan perpecahan diberbagai kalangan.

Dengan kondisi desa yang tertib, maka kesejahteraan masyarakat pun akan terus meningkat. Selain itu kebersamaan ditengah masyarakat pun akan terus tercipta dan mendukung terciptanya masyarakat yang agamis dan harmonis. (*)