Image
By agus

Assesment BPBD terkait Banjir di Cikande

Kamis, 02 Mei 2019; |  Jam 09:01:27 WIB  |  0 comments

Sabtu, 27 April 2019 Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Serang melakukan Assesment terkait laopran kejadian banjir di Kp. Saga dan Kp. Balieur Kec. Cikande . Jumblah Penduduk di Kecamatan Cikande 94,976 Jiwa terdiri dari laki laki 48.427 jiwa dan perempuan  46,549 jiwa.

Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Uni Eropa mengartikan banjir sebagai perendaman sementara oleh air pada daratan yang biasanya tidak terendam air. Dalam arti air mengali, kata ini juga dapat berarti masuknya pasang laut. Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau melimpah dari bendungan sehingga air keluar dari sungai itu.

Ukuran danau atau badan air terus berubah-ubah sesuai perubahan curah hujan dan pencairan salju musiman, namun banjir yang terjadi tidak besar kecuali jika air mencapai daerah yang dimanfaatkan manusia seperti desa, kota, dan permukiman lain.

Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami. Meski kerusakan akibat banjir dapat dihindari dengan pindah menjauh dari sungai dan badan air yang lain, orang-orang menetap dan bekerja dekat air untuk mencari nafkah dan memanfaatkan biaya murah serta perjalanan dan perdagangan yang lancar dekat perairan. Manusia terus menetap di wilayah rawan banjir adalah bukti bahwa nilai menetap dekat air lebih besar daripada biaya kerusakan akibat banjir periodik.

UU Nomor 24 Tahun 2007 Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.  Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi.

Para anggota BPBD sangat tanggap dan bereaksi cepat dengan langsung terjun ke lokasi bencana. Mereka juga dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan, yang meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan prasarana dan sarana.

Pemerintah Kabupaten Serang di bawah pimpinan Bupati Serang Ratu Tatu chasanah mengharapkan dengan adanya penanganan banjir yang cepat dan tanggap akan mengurangi kerugian yang terjadi di tingkat masyarakat dan menghindarkan masyarakat dari efek efek samping lainnya seperti penyakit menular yang diakibatkan oleh banjir kekurangan pangan tindakan penjarahan dan lain-lain kegiatan ini menunjukkan kehadiran Pemerintah Kabupaten Serang di tengah masyarakat dalam menangani masalah banjir secara bersama-sama sehingga tidak akan menimbulkan efek sosial yang berkepanjangan