Image
By Administrator

Bersih Laut dan Pesisir Pantai

Jumat, 14 Maret 2019; |  Jam 15:52:53 WIB  |  0 comments

Dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) segenap masyarakat yang diprakarsai oleh Ditpolairud Polda Banten diikuti unsur TNI, Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, kelompok masyarakat (TTKKDH), Pramuka, Organisasi  Pemuda, Ormas, LSM dan lain lain mengelar Gerakan 2019 Anyer Bersih berlokasi di Pantai Hotel Jayakarta – Pantai Sambolo Anyer, Pesisir Pulau Sangiang dan Laut Selat Sunda peserta mencapai 1.800 personil.

Hari Peduli Sampah Nasional diperingati setiap tanggal 21 Februari. Kementerian Negara Lingkungan Hidup mencanangkan 21 Febuari 2006 sebagai Hari Peduli Sampah untuk pertama kalinya.Peringatan ini muncul atas ide dan desakan dari sejumlah pihak untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 di mana sampah dapat menjadi mesin pembunuh yang merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa.

Selain dalam rangka peringatan peduli sampah nasional kegiatan ini pula merupakan upaya mengatasi persoalan pencemaran pesisir dan laut, yang telah menimbulkan berbagai persoalan kompleks dan mengancam keanekaragaman kehidupan laut dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. pengendalian pencemaran dan kerusakan pesisir dan laut dari sampah laut menjadi sangat penting, Mengingat laut merupakan salah satu daya tarik pariwisata yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.  Baik masyarakat nelayan maupun penduduk yang tinggal di sepanjang pantai dan mayarakat umum lainnya yang menikmati hasil dari laut dan olahannya.

Kabupaten Serang yang memiliki panjang pantai yang indah dengan pasir putih menghampar banyak dikunjungi wisatawan baik lokal mapun nasional. Banyaknya aktivitas sepanjang pantai baik dalam kegiatan jasa dan perhotelan maupun perdagangan menambah potensi kerawanan dan pencemaran lingkungan pantai.

Penanganan sampah menjadi penting karena sampah plastik yang terkena sinar matahari, terus menerus terkena ombak dan pasang surut, menyebabkan plastik terdegradasi menjadi partikel-partikel kecil atau mikroplastik yang tertelan oleh fauna laut, mengkontaminasi produk hasil laut yang kita konsumsi. Kondisi ini menjadi peringatan bahwa menurunnya kualitas air dan kerusakan pada ekosistem laut merupakan ancaman yang harus segera diselesaikan.

Acara bersih-bersih laut dan pantai ini diikuti masyarakat dan pengunjung dengan antusias. Semoga dengan adanya kegiatan ini masyarakat akan sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Perilaku membuang sampah ke laut harus dihilangkan, untuk itu Pemerintah daerah akan menyediakan tempat sampah yang akan mudah diangkut oleh petugas setiap saat, namun upaya tersebut perlu pula dilakukan oleh pihak lainnya.

Selain partisipasi masyarakat diharapkan pula pelaku pemangku kepentingan lainnya seperti pelaku dunia usaha turut andil dalam bersih-bersih laut dan pantai, sinergi antar pelaku dunia usaha, masyarakat dan pemerintah daerah diharapkan mampu memecahkan permasalahan pencemaran laut. Sampah-sampah yang dikumpulkan apabila memungkinkan dapat dilakukan daur ulang untuk memperoleh manfaat lebih dari sampah.

Pemerintah Kabupaten Serang di bawah pimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap pantai-pantai di Kabupaten Serang terlihat bersih agar bisa menarik wisatawan lokal  maupun mancanegara, sehingga meningkatkan perekonomian dalam sektor Pariwisata dan Pendapatan Daerah.

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar