Image
By Administrator

Arena Bermain di Puskesmas Cikande

Rabu, 12 Maret 2019; |  Jam 11:29:49 WIB  |  0 comments

Terdapat hal berbeda yang dirasakan masyarakat di Puskesmas Cikande pada awal Maret ini.  Puskesmas Cikande menyediakan area bermain di Halaman Gedung Puskesmas. Area bermain tersebut mirip  dengan arena bermain yang biasa ada di tempat pendidikan anak usia dini. Kepala Puskesmas dan jajarannya berinovasi dan berkreasi membuat fasilitas untuk memberikan tempat nyaman untuk anak-anak. Jadi orangtua atau pasien yang berkepentingan di Puskesmas Cikande bisa sambil ngasuh anaknya di tempat bermain sambil menunggu giliran pemeriksaan.

Umumnya Puskesmas hanyalah tempat yang biasa digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat sesuai dengan tugas dan pokoknya dalam buku pedoman kerja puskesmas. Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Puskesmas memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam memelihara kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan status kesehatan masyarakat seoptimal mungkin.

Puskesmas Cikande merupakan pusat kesehatan masyarakat yang melayani pasien dari 13 desa yaitu Desa Bakung, Cikande, Cikande Permai, Gembor Udik, Julang, Kamurang, Koper, Leuwi Limus, Nambo Udik, Parigi, Situterate, Songgom Jaya dan Sukatani. Wilayah Kecamatan Cikande merupakan wilayah dengan banyak industri sehingga banyak masyarakat pendatang dan pekerja pabrik yang menggunakan fasilitas puskesmas ini.

Setiap harinya pelayanan kesehatan diberikan pada pasien dengan tujuan pengobatan yang berbeda-beda baik tua maupun muda ataupun anak-anak dan balita.  Pengunjung atau pasien seringkali datang dalam jumlah besar sehingga terjadi antrian dan banyak diantara antrian adalah anak-anak.  Diantara anak-anak tersebut terkadang tidak dalam kondisi sakit hanya dibawa oleh keluarganya karena tidak ada yang bias mengasuh di rumahnya. Perilaku anak-anak tersebut sering tidak sabar dan cepat bosan dengan banyaknya antrian pemeriksaan.

Menyadari dan melihat kondisi tersebut, pihak Puskesmas melakukan terobosan dengan menyediakan ruang bermain anak di salah satu sudut halaman. Dalam arena bermain disediakan alat permainan yang tidak memakan tempat yang besar seperti mandi bola, kuda-kudaan plastik, ayunan dan kursi putar.

Upaya penyediaan ruang untuk bermain anak tersebut dilakukan dalam rangka pemenuhan  UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dan Permenneg PP No 2/2009 tentang Kebijakan Kota Layak  Anak. KLA adalah sistem pembangunan kabupaten/kota yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.

Pemerintah Kabupaten Serang di bawah pimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyambut baik upaya inovasi dan kreasi dalam rangka pemenuhan hak anak. Anak-anak merupakan modal pembangunan dan awal kunci kemajuan bangsa di masa depan. Anak-anak terbukti mampu membuat perubahan dan menyelesaikan masalah kota secara lebih kreatif, sederhana, dan ringkas. Sehingga akan terwujud Kabupaten Layak Anak yang pada akhirnya akan meningkatkan indeks pembangunan manusia di wilayah Kabupaten Serang

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar