Image
By agus

Sosialisasi Keamanan Pangan

Rabu, 12 Maret 2019; |  Jam 09:04:06 WIB  |  0 comments

Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serang menyelenggarakan acara Sosialisasi Keamanan Pangan pada awal Maret lalu. Acara yang ditargetkan untuk kelompok pengolah pangan di Kabupaten Serang ini dihadiri oleh unsur OPD terkait dan perwakilan pengusaha industri rumah tangga.

Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan pada program peningkatan ketahanan pangan berupa penyuluhan keamanan pangan untuk sertifikasi perizinan pangan industri rumah tangga (P-IRT) bagi kelompok pengolah pangan. Pengolah pangan di Kabupaten Serang tersebar di 29 Kecamatan dengan produk yang beraneka ragam.

Produk dari kelompok pengolah pangan mendapat pengawasan dari pihak berwenang terkait dan tidak dapat dijual sembarangan dan harus aman untuk dikonsumsi. Pedoman konsumen terhadap produk makanan biasanya dibuktikan dengan adanya sertifikat P-IRT.

Dalam Sosialisasi ini dijelaskan bahwa P-IRT merupakan izin untuk industri makanan skala rumahan, umumnya disertakan dalam label di kemasan produk berupa deretan nomor yang terdaftar di dinas kesehatan setempat dan Tidak semua produk dapat di sertifikasi dengan P-IRT.

Lebih lanjut disampaikan pula oleh narasumber bahwa P-IRT ini terbagi menjadi dua, pertama untuk pangan dengan masa kadaluarsa di atas 7 hari maka sertifikasi P-IRT memiliki masa berlaku 5 tahun. Kedua pangan dengan masa kadaluarsa dibawah tujuh hari, sertifikat P-IRT memiliki masa berlaku 3 tahun dan keduanya dapat diperpanjang kembali setelahnya.

Dengan memiliki P-IRT ini produk kelompok pengolah pangan akan memiliki nilai lebih dibandingkan dengan produk lainnya sehingga tidak diragukan oleh konsumen. Tahapan mengolah pangan mulai dari pemilihan bahan yang berkualitas dan cara produksi yang benar serta cara mengatasi gangguan kontaminasi pangan agar aman dikonsumsi harus dibuktikan. Upaya untuk mendapatkan sertifikat yang terakhir adalah dengan melakukan uji laboratorium produk.

Pembinaan industri rumah tangga ini upaya pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian masyarakat utamanya di tingkat desa apabila upaya ini digabungkan dengan revolusi 4.0 di mana pemasaran yang dibantu menggunakan sistem online maka akan semakin meningkatkan akselerasi dari setiap unit-unit yang  dibentuk. Pemerintah Kabupaten Serang di bawah pimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap agar dengan adanya kegiatan ini akan semakin meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan tingkat indeks pembangunan manusia di wilayah Kabupaten Serang