Image
By Administrator

HGN Dinkes Kabupaten Serang

Rabu, 11 Maret 2019; |  Jam 09:00:28 WIB  |  0 comments

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke 59 yang jatuh pada 25 Januari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang menggelar acara senam bersama karyawan Dinkes dan Puskesmas serta organisasi profesi dengan tema membangun Gizi menuju bangsa sehat berprestasi. Acara ini dalam rangka mewujudkan indikator Gerakan masyarakat hidup sehat yaitu aktifitas fisik setiap hari; makan buah dan sayur; cek kesehatan secara rutin,  tidak merokok;  tidak mengonsumsi alkohol; melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS);  dan membersihkan lingkungan.

 

Dalam sejarahnya Hari Gizi Nasional (HGN) diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan pada tanggal 25 Januari 1951. Sejak saat itu pendidikan tenaga gizi terus berkembang pesat di banyak perguruan tinggi di Indonesia. Kemudian disepakati bahwa tanggal 25 Januari di peringati sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia.

 

Dalam rencana kerja Dinas Kesehatan yang tidak lepas dengan Rencana Kerja Kementerian Kesehatan disebutkan bahwa arah kebijakan pembangunan kesehatan ke depan akan lebih dititikberatkan pada upaya preventif dan promotif melalui program Indonesia Sehat yang difokuskan pada 4 program prioritas yaitu, percepatan penurunan kematian ibu dan kematian bayi, perbaikan gizi khususnya stunting, penurunan prevalensi penyakit menular dan penyakit tidak menular, diimplementasikan melalui pendekatan keluarga dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai strategi untuk perubahan perilaku keluarga dan masyarakat khususnya dalam pengenalan diri terhadap risiko penyakit.

 

Mengutip penjelasan dari Menteri Kesehatan dalam peringatan Hari Gizi Nasional bahwa diperlukan pendekatan keluarga sebagai pendekatan pelayanan terintegrasi Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang didasari oleh data dan informasi profil kesehatan keluarga melalui kunjungan rumah. Pendekatan keluarga mengintegrasikan pelayanan UKP & UKM secara berkesinambungan dengan target keluarga diharapkan dapat meningkatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif. Dengan pendekatan keluarga tersebut setiap keluarga dapat menerapkan perilaku hidup sehat untuk mencegah terjadinya masalah gizi dan kesehatan dalam keluarga.

 

Melalui momentum HGN ini diharapkan para Pemangku Kepentingan termasuk masyarakat dan unsur pemerintah memiliki komitmen yang tinggi untuk ikut berperan serta dalam bekerja bersama dalam meningkatkan perbaikan gizi dan derajat kesehatan masyarakat kita. Mensana in corpore sano di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat ini adalah suatu motto untuk meningkatkan tingkat Kesehatan warga masyarakat salah satu faktor kesehatan adalah tingkat gizi yang cukup perilaku hidup yang mendukung kesehatan

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar