Image
By Administrator

Lagi, 696 Siswa Kabupaten Serang Terima Beasiswa

Selasa, 06 November 2018; |  Jam 06:33:18 WIB  |  42 comments

 

Pemerintah Kabupaten Serang dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabuaten Serang menyalurkan bantuan kepada siswa dan lembaga pendidikan non formal. Hal tersebut, sebagai perhatian Pemkab Serang terhadap pendidikan. Hal itu, dikatakan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat memberikan sambutan pendistribusian dana untuk kelembagaan agama dan beasiswa tingkat Kecamatan di Indoor Setda Kabupaten Serang, Senin (05/11/2018).

 

Tatu menjelaskan, program yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Serang merupakan upaya untuk membantu Pemkab Serang dalam menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Bantuan harus digunakan sesuai kebutuhan seperti beli peralatan sekolah dan kebutuhan lainnya," ungkapnya

 

Ia menilai, siswa di Kabupaten Serang tidak ada alasan untuk berhenti sekolah. Pasalnya, Pemkab Serang melalui Dinas Pendidikan (Dindik) memberikan bantuan pendidikan dari level SD hingga Perguruan tinggi. " Karena keterbatasan anggaran maka dibantu dari Baznas Kabupaten Serang, pendidikan non formal kita masukan ke Baznas," katanya.

 

Tatu berharap, Baznas bisa meningkatkan pendapatan zakat dan infaq agar penerima manfaat bisa bertambah melalui dana bantuan tersebut. "Secara otomatis akan bertambah penerima manfaatnya jika pendapatan Baznas meningkat," tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Baznas Kabupaten Serang, Wardi Muslich mengatakan, penerimaan dana zakat pada tahun 2018 Rp 9,2 miliar dibandingkan tahun 2017 mendapatkan Rp 8,7 miliar. " Tahun ini ada peningkatan Rp 545 juta dan target pada tahun ini kurang Rp 3,6 milyar," tuturnya.

 

Diketahui, Baznas Kabupaten Serang telah mendistribusikan bantuan sebesar Rp 7,5 Milyar dari rencana anggaran keseluruhan Rp 11 milyar untuk disalurkan kepada mustahik. " Saat ini kita berikan beasiswa kepada 696 MI/MD, MTS, Aliyah dan santri dengan jumlah anggaran Rp 508 juta," katanya.

 

Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan kepada lembaga keagamaan dan air bersih dengan jumlah anggaran Rp 252 juta. "Bantuan ini terakhir pada tahun untuk siswa SD sampai SMA, tinggal bantuan yang S1 prestasi belum disalurkan," imbuhnya.(*)

42 komentar pada artikel ini