Image
By Administrator

Bupati Akan Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa yang Diterima di PTN

Kamis, 27 September 2018; |  Jam 11:45:16 WIB  |  68 comments

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berencana, pada tahun 2018 akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang masuk dalam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akan diberikan beasiswa secara full. Hal itu dikatakan Tatu setelah menghadiri groundbreaking Kampus Terpadu di Desa Sindangsari, Kecamatan Paburan, Rabu (26/09/2018). Turut hadir, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Plt Sekertais Daerah Provinsi Bante Ino S Rawita, Rektor Untirta Sholeh Hidayat, dan beberapa guru besar di Provinsi Banten.

Tatu menjelaskan, Pemkab Serang melakukan MOU agar untirta menyediakan kelas khusus untuk masyarakat Kabupaten Serang yang disediakan dari anggaran APBD Kabupaten Serang. “Untirta mendapatkan CSR dari KS berupa pendidikan khsusus dan Kami berinisiatif meminta kelas secara pribadi untuk warga Kabupaten Serang agar bisa mengikuti kelas tersebut melalui anggaran dari Pemkab, “ ungkapnya.

Diketahui, program tersebut sedang berjalan dan berhasil menarik 40 siswa Kabupaten Serang yang ikut dalam pendidikan tersebut. “ Alhamdulillah, Informasi terbaru mereka sudah mendapat tawaran dari perusahaan disana meskipun pendidikan belum selesai,” tuturnya.

Tatu berharap, pembangunan kampus Untirta bisa mengatasi permasalahan kekurangan SDM di Provinsi Banten dan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Pabuaran. “Dengan adanya mahasiswa disini berdampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat Kabupate serang,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengatakan, pembangunan kampus terpadu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) diharapkan meningkatkan mutu pendidikan. "Tujuan pebagunan ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di wilayah Banten ini," kata Nasir.

Ia juga berpesan, pembangunan tersebut diawasi secara baik agar sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan proyek bisa berjalan dengan baik sesuai dengan kontrak yang disepakati. "Projek ini adalah pinjaman negara kepada Islamic Development Bank, nilainya tidak tanggung-tanggung, cukup besar," tuturnya.

Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sholeh Hidayat mengatakan dalam rangka meningkatkan perluasan kesempatan belajar, mutu dan daya saing, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa membutuhkan suatu kawasan kampus yang luas dan representatif. "Seiring dengan perkembangan mahasiswa, layanan akademik dan non akademik yang semakin meningkat, kampus induk di Pakupatan yang hanya 2,7 hektare sudah tidak lagi memadai," katanya.

68 komentar pada artikel ini