Image
By Administrator

Kemprin Luncurkan Program Vokasi Industri, Bupati Serang: Solusi atasi Pengangguran

Selasa, 6 Maret 2018; |  Jam 09:54:42 WIB  |  2 comments

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyambut baik program Menteri perindustrian untuk mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi kebutuhan kerja saat ini. Upaya Kementerian dilakukan dengan  gerakan nasional membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peluncuran program pendidikan vokasi Industri di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

"Pembangunan industri Nasional  memerlukan ketersediaan SDM yang kompeten guna memacu produktivitas dan  daya saing. Apalagi, tenaga kerja industri yang dibutuhkan sekarang semakin spesifik," kata Mentri Perindustrian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan  peluncuran program vokasi industri di Cilegon, Senin (05/03/2018).

 

 Program tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarat dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Perindustrian Airlangga Hertanto, Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.

 

Airlangga menjelaskan, program tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK. Dengan tujuan  menghasilkan lulusan kompeten dan siap kerja yang dibutuhkan oleh pihak industri.

"Untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten, terdapat 143 perusahaan industri dan 292 SMK yang akan di link and match kan. Selain itu,  ada 612 perjanjian kerjasama antar Industri dan SMK. Sehingga, satu SMK dapat dibina oleh beberapa industri, sesuai dengan program keahlian di SMK yang terkait dengan sektor industrinya, " ungkapnya .

 

Airlangga menargetkan, pada  tahun 2019 bisa membina  1.795 SMK  yang bekerjasama dengan industri. "Setelah wilayah DKI Jakarta dan Banten, program vokasi akan diteruskan secara bertahap untuk wilayah Sumatera bagian selatan," imbuhnya.

 

Airlangga menambahkan, Kementrian Perindustrian juga telah menyelenggarakan pelatihan teknis kepada 700 orang guru produktif di Indonesia  dan 1000 guru magang untuk Magang di Industri. "Kami juga telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk memberi intensif bagi perusahaan yang melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan vokasi," imbuhnya.

 

Sementara itu, Menteri Koordinator PMK, Puan Maharani mengapresiasi terhadap perusahaan yang berperan aktif melakukan pembinaan. Sehingga,  mempermudah  lulusan SMK mendapat pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan di perusahaan tersebut. " Kemajuan industri Nasional perlu didukung oleh putra-putri terbaik yang profesional, dan  kompeten sehingga akan memperkuat perekonomian kita," katanya.

 

Program pendidikan vokasi disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Serang sebagai daerah industri di Provinsi Banten. Hal itu, disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah setelah mengikuti peluncuran program pendidikan vokasi Industri . Pasalnya, skill yang dimiliki oleh lulusan SMK yang tidak sesuai kebutuhan industri di wilayah tersebut  menjadi persoalan bagi Pemkab Serang.

"Saya berdiskusi dengan pihak industri untuk penyaluran lulusan SMK yang masih belum mendapatkan pekerjaan di industri. Ternyata, karena lulusan SMK  tidak sesuai dengan kebutuhan pabrik disana. Semoga, program ini menjadi solusi dari persoalan tersebut," ujarnya.

 

Tatu juga berharap, pihak SMK bisa melatih siswanya untuk memiliki skill yang sesuai kebutuhan industri di Kabupaten Serang yang dibantu oleh pihak industri setempat. " Menteri Perindustrian selaku kordinator malakukan maping industri  dan SMK di  Kabupaten Serang dan dari   hasil tersebut bisa  dilakukan untuk siswa mengikuti pelatihan skill yang dibutuhkan ," tuturnya.

Tags:  Berita |55|

2 komentar pada artikel ini

    pabrik polo shirt
    10 April 2018 - 10:32:53 WIB
    info yang membuat parapembaca kagum akan website ini


    Wisata
    12 April 2018 - 19:41:45 WIB
    keren sekali programnya, semoga bermanfaat


    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

    Isi Komentar