Image
By Administrator

10 BESAR PENYAKIT RAWAT JALAN TRIWULAN 2 TAHUN 2017 DI RSUD DR. DRADJAT PRAWIRANEGARA – DYSPNOEA (SESAK NAFAS)

Kamis, 8 Juli 2017; |  Jam 11:27:40 WIB  |  3 comments

DYSPNOEA (SESAK NAFAS) adalah istilah kedokteran untuk kondisi sesak. Pada orang sehat, pernapasan adalah aktivitas refleks, artinya pernapasan adalah aktivitas tidak sadar. Tidak diperlukan perintah khusus dari otak untuk melakukan aktivitas bernapas. Sebaiknya, sesak napas diartikan sebagai kondisi dimana dibutuhkan usaha berlebih untuk bernapas dan aktivitas bernapas menjadi aktivitas sadar. Tujuan dari aktivitas bernapas ialah mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Oksigen dibutuhkan sebagai bahan bakar sel-sel dalam tubuh. Sedangkan karbondioksida dikeluarkan karena dapat membahayakan tubuh. Dengan demikian, sebenarnnya penyebab mendasar seseorang mengalami sesak napas ialah karena tubuhnya kekurangan oksigen dan tubuhnya mengalami kelebihan karbondioksida. Kondisi atau penyakit yang mengakibatkan kedua hal tersebut akan menimbulkan gejala sesak napas. Sesak dialami ketika seseorang bernapas secara sadar. Penderita baisanya merasakan sensasi seperti kehabisan udara, terdapat sumbatan di tenggorokan, terdapat tali yang mengikat dadanya, dan sebagainya. Pada asma, misalnya, penderita akan merasa gelisah dan muncul keringat dingin. Sesak yang teramat berat dapat dilihat dari posisi duduk yang membungkuk ke depan. Terdapat beberapa karakteristik khas dari sesak napas. Sesak akibat asma biasanya timbul sejak usia anak-anak, disertai suara mengik saat sesak, dan sesak muncul akibat udara dingin, debu, atau saat penderita kelelahan. Sesak akibat gagal jantung juga memiliki gejala khas. Sesak muncul saat aktivitas berat dan akan membaik dengan istirahat. Sesak karena gagal jantung juga terasa lebih berat pada posisi tidur terlentang. Sesak akibat infeksi selaput paru-paru biasanya disertai nyeri dada ketika menarik napas. Sesak akibat penyakit paru obstruksi kronik biasanya ditemukan pada perokok berat. Prinsip pengobatan sesak napas yang utama ialah memberikan oksigen. Setelah pemberian oksigen harus segera dilakukan pemeriksaan mendetail untuk mengetahui penyebab sesak. Mengobati penyakit yang mendasarinya akan mengobati sesak. Di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara dikabupaten serang yang dibawah pimpinan Ratu Tatu Chasanah, Dyspnea (Sesak Nafas) termasuk kedalam 10 besar penyakit dalam kategori Rawat Jalan dan menempati posisi keempat pada Triwulan 2 Tahun 2017 dan tercatat 267 kasus baru dimana pasien laki-laki sebanyak 153 pasien dan perempuan sebanyak 114 pasien.

Tags:  Berita |116|

3 komentar pada artikel ini