Image
By Administrator

Pandji Tirtayasa Buka Acara Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kab.Serang

Rabu, 5 Agustus 2017; |  Jam 03:24:50 WIB  |  0 comments

Anak adalah aset masa depan bangsa. Anak juga adalah harta yang tak ternilai. Oleh karena itu seluruh orang tua dan keluarga diminta agar menempatkan anaknya pada posisi yang terhormat.

Demikian yang dikatakan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa saat menhadiri dan memberikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Serang Tahun 2017 di Peson Waterpark, Desa Mangkunegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang pada tanggal 2 Agustus 2017 lalu. “ Siapkan dia menjadi anak yang berharga, didik mereka, bangun akhlaknya, bangun sikap dan perilakunya agar mereka kedepan tidak menjadi beban keluarga, beban masyarakat, beban bangsa dan Negara, “ ujarnya.

Untuk diketahui, acara tersebut digelar oleh Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang. Acara tersebut diikuti oleh sejumlah anak pendidikan anak dan forum anak di Kabupaten Serang.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang, seperti Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang Abdul Wahid, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serang Hedi Tahap dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Serang Hatib Nawawi.

Terkait kasus kekerasan terhadap anak yang sering terjadi di Kabupaten Serang, Pandji mengatakan, hal itu menjadi kasuistik. Artinya tak semua wilayah di Kabupaten Serang memiliki kasus tersebut.

Menurut Pandji, kasus kekerasan terhadap anak bisa jadi akibat kondisi psikologis orang tua baik ibu maupun bapaknya atau dari lingkungannya. Oleh karena itu, dinamika sosial, kesantunan sosial harus dijaga.

“ Harus kita pelihara agar terbangun suasana kondusif. Suasana psikologis dalam keluarga itu yang mendorong kearah peningkatan kualitas keluarga.

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang Oyon Suryono mengatakan bahwa sepanjang tahun 2017 ini ada 17 kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Serang. DKBPPPA Kab. Serang terus memberikan pemahaman terhadap keluarga korban kekerasan terkait prosedur pelaporan dan penanganan kasus kekerasan yang menyangkut anak dan perempuan yang salah satunya disebabkan oleh minimnya tingkat pendidikan dan latar belakang ekonomi merek , “ ujarnya. ***      

Tags:  Berita |304|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar